BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Friday, December 13, 2013

3 Keuntungan Jika Jokowi Nyapres




TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan hingga kini belum menetapkan calon presiden pada Pemilu 2014. Menurut pengamat politik Universitas Indonesia Andrinof Chaniago, bila PDI Perjuangan ingin mendulang suara maksimal, harus megusung Joko Widodo dalam Pilpres nanti dan mengumumkannya sebelum pelaksanaan pemilihan legislatif.

Andrinof menyebutkan tiga keuntungan bila Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, menjadi kandidat calon presiden. Pertama, PDI Perjuangan akan dengan mudah memenangi Pemilu dengan meraih suara terbanyak. Elektabilitas Jokowi dinilai semakin hari semakin melejit berdasarkan survei dari berbagai lembaga. Hal ini tentu akan sangat menguntungkan partai berlambang banteng moncong putih itu. “PDIP bisa menang di legislatif. Dapat kursi ketua DPR, dapat banyak kursi di komisi-komisi di DPR,” ujar dia saat dihubungi, Kamis malam, 12 Dersember 2013.

Kedua, Andrinof menambahkan, rakyat sudah bosan melihat pejabat yang bergaya hidup mewah dan ujung-ujungnya terjerat kasus korupsi. Publik butuh sosok yang sederhana dan mau turun ke bawah, seperti mantan Wali Kota Solo itu. “Jokowi merakyat, lebih unggul dari yang lain," ujar dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI ini. Menurut Andrinof, capres yang lebih cerdas dan lebih kaya dari Jokowi banyak, namun kedekatan dengan rakyat cuma dimiliki Gubernur DKI Jakarta itu.

Ketiga, ketika Jokowi mencalonkan presiden, otomatis posisinya sebagai gubernur akan digantikan wakilnya, Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama. Ahok yang memiliki sikap tegas itu bisa melanjutkan program-programnya bersama Jokowi dulu untuk menjadikan Jakarta yang baru. “Nanti wakilnya Ahok kan bisa dari PDIP, jadi tetap sama saja,” kata Andrinof.

LINDA TRIANITA
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger