BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Sunday, December 22, 2013

Ini Simulasi Capres Versi Indo Barometer

JOKOWI makan siang di Warteg seusai Sholat Jum'at


Jakarta - Indo Barometer membuat tujuh simulasi pencapresan tentang pemetaan Megawati Soekarnoputri atau Joko Widodo maju menjadi mencapres. Hasilnya, Megawati kalah di ketujuh simulasi pencapresan itu. Namun sebaliknya, jika Jokowi yang maju, calon lain yang bakal kalah di ketujuh simulasi pencapresan itu.


"Jika Jokowi tidak diikutsertakan maka Prabowo unggul dibandingkan Ical. Nampaknya ada irisan pemilih yang sama antara pemilih Jokowi dan Prabowo. Namun di antara irisan itu lebih cenderung mendukung Jokowi jika menjadi calon presiden," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2013).

Qodari memaparkan survei bertajuk 'Political Outlook 2014: Pilihan dan Peta Kemungkinan Capres dan Cawapres Pemilu 2014'. Survei dilakukan pada tanggal 4 sampai 15 Desember 2014 di 33 provinsi Indonesia dengan metode multistage random sampling. Jumlah responden sebanyak 1.200 orang dengan margin of error sekitar 3,0 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Pertama, simulasi 12 nama capres. Jika capres PDIP adalah Megawati Soekarnoputri, maka Prabowo Subianto yang paling banyak dipilih (19,8%), disusul Megawati (17,3 %), dan Aburizal Bakrie alias Ical(17%). Namun, jika capres PDIP adalah Jokowi, maka dukungan pemilih paling tinggi diperoleh Jokowi (37,7%), disusul Ical (14,6%) dan Prabowo (13%).

Nama-nama lain akan tetap di bawah mereka, yaitu Muhaimin Iskandar, Hatta Rajasa, Yusril Ihza Mahendra, Surya Paloh, Anis Matta, Suryadharma Ali, Sutiyoso, dan Pramono Edhie Wibowo.

Kedua, simulasi lima nama capres. Jika capres PDIP adalah Megawati, maka dukungan pemilih paling tinggi akan jatuh ke tangan Prabowo (21,8%), disusul Aburizal (17,9%) dan Megawati (17,7%). Baru kemudian Wiranto dan Pramono Edhie menyusul dengan perolehan masing-masing 11,6 persen dan 0,0 persen.

Namun, jika capres PDIP adalah Jokowi, maka dukungan akan jatuh ke Jokowi (39,8%), disusul Ical (15,3%) dan Prabowo (13,8%). Kemudian Wiranto menyusul di urutan keempat dengan 10,2 persen dan Pramono Edhie dengan 0,0 persen

Ketiga, simulasi empat nama calon presiden dengan capres Partai Demokrat adalah Pramono Edhie. Jika capres PDIP adalah Megawati, maka dukungan pemilih paling tinggi akan didapat Prabowo (25,5%), disusul Ical (19,8%) dan Megawati (19%). Baru kemudian Pramono Edhie dengan 0,1 persen.

Namun, jika capres PDIP adalah Jokowi, maka capres yang paling banyak didukung adalah Jokowi (43,2%), disusul Ical (16,3%) dan Prabowo (15,6%). Sedangkan dukungan Pramono Edhie hanya 0,2 persen.

Keempat, simulasi empat nama calon presiden dengan capres Partai Demokrat adalah Dahlan Iskan. Jika capres PDIP adalah Megawati, maka dukungan pemilih paling tinggi terhadap Prabowo (25,3%), disusul Ical (19,8%) dan Megawati (18,8%), baru kemudian Dahlan (2,8%).

Namun, jika capres PDIP adalah Jokowi, maka capres yang paling banyak didukung adalah Jokowi (42,3%), disusul Ical (16,5%) dan Prabowo (16,4%). Kemudian disusul Dahlan (1,3%).

Kelima, simulasi tiga nama calon presiden dan capres PDIP adalah Megawati. Dukungan pemilih paling tinggi terhadap Prabowo (26,3%), disusul Ical (19,8%) dan Megawati (19,4%). Namun, jika capres PDIP adalah Jokowi, maka capres yang paling banyak didukung adalah Jokowi(43,5%), disusul Ical (16,7%) dan Prabowo(16,3%).

Keenam, simulasi tiga nama capres dengan memasukkan nama Pramono Edhie. Jika capres PDIP adalah Megawati, maka dukungan pemilih paling tinggi akan jatuh ke Ical (24,3%), disusul Megawati (23,8%), dan Pramono Edhie Wibowo (2,3%). Namun, jika capres PDIP adalah Jokowi, maka capres yang paling banyak didukung adalah Jokowi (50,6%), disusul Ical (19%) dan Pramono Edhie (1,1%).

Ketujuh, simulasi tiga nama capres dengan memasang Dahlan sebagai capres PD. Jika capres PDIP adalah Megawati, maka dukungan pemilih paling tinggi terhadap Ical (25%), disusul Megawati (24,2%), dan Dahlan (6%). Namun, jika capres PDIP adalah Jokowi, maka capres yang paling banyak didukung adalah Jokowi (50,2%), disusul Ical (19%) dan Dahlan (2,2%)

Nur Khafifah - detikNews
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger