BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Saturday, January 11, 2014

4 Pengakuan Jokowi tentang Kedekatannya dengan Mega



Jakarta - Belakangan Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri semakin sering tampil bersama dalam berbagai kesempatan. Keduanya sering tampak berdampingan baik di acara resmi partai atau sekedar makan siang di warteg.


Tak hanya itu, suami Iriana ini juga pernah mengajak Megawati untuk berjalan-jalan di waduk Pluit. Jokowi memperlihatkan hasil kerjanya menormalisasi waduk yang terletak di utara Jakarta ini.

Berikut empat pengakuan blak-blakan Jokowi tentang kedekatannya dengan Ketua Umum PDIP tersebut:

 Dikira Siap-siap 'Menggerakkan'
Jokowi menyadari bahwa kedekatannya dengan Megawati bisa diartikan beragam oleh sejumlah pihak. Salah satunya adalah asumsi politis.

"Kalau kita (Jokowi dan Megawati)keseringan ketemu beliau, ada yang merasa...," ujar Jokowi di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (7/1). Jokowi tak meneruskan kalimatnya.

Menurutnya, undangan makan siang pun bisa menimbulkan dugaan bermacam-macam. Tak hanya mengundang Megawati, dugaan itu juga bisa muncul saat dirinya mengundang para petinggi partai moncong putih itu.

"Kalau saya misalnya, saya ngundang makan beliau-beliau yang lain di DPP misalnya, nanti ada yang ngomong, 'wah ini sudah siap-siap ini, 'menggerakkan'," ungkapnya.

 Saya Ini Serba Benar atau Serba Salah?
Dugaan-dugaan yang bisa saja muncul atas kedekatannya dengan Megawati rupanya membuat Jokowi gundah.

"Saya kan pada posisi yang serba benar atau serba salah ya? Haha..," kata Jokowi di Balai Kota DKI, Selasa (7/1).

Jokowi mengaku terbiasa menjalin silaturahmi dengan siapa saja. Mulai dari duta besar, pedagang kaki lima atau warga.

"Lha kita kan dengan siapapun menjalin silaturahmi ntah itu dengan dubes, dengan PKL, warga. Semuanya," jelasnya.

Bila Bertemu Bicarakan Makanan di MejaJokowi selalu mengatakan bahwa dirinya tak pernah membicarakan hal-hal politis setap bertemu dengan Megawati. Pria Solo ini berkilah dirinya hanya membicarakan makanan yang terhidang di atas meja. Percaya?

"Ya makanan apa yang ada di meja. Kalau kacang, ya soal kacang. Misalnya ini kok kacangnya besar-besar," kata Jokowi sambil memegang kacang yang dihidangkan di meja seraya tertawa kecil.

Hal ini disampaikan saat dirinya berkunjung ke redaksi Trans TV di Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (9/1).

Ketika ditanyai lebih lanjut tentang kemungkinan membicarakan pilpres 2014, Jokowi masih berkilah. "Ya nggak, hanya itu. Yang ada di meja. Nggak ada soal pilpres," jawabnya

Rumah Dekat, Jadi Wajar ke Mana-mana Dengan Bu Mega
Jokowi merasa kedekatannya dengan Megawati adalah hal yang wajar. Apalagi rumah keduanya jaraknya dekat.

"Beliau itu ketum saya. Rumahnya dekat juga. Kalau ke mana-mana dengan beliau ya wajar," ujar Jokowi di Balai Kota DKI, Selasa (7/1).

Tak hanya itu, Jokowi juga mengaku dirinya terbiasa menjalin silaturahmi dengan siapapun. Mulai dari duta besar, pedagang kaki lima, atau warga.

"Lha kita kan dengan siapapun menjalin silaturahmi ntah itu dengan dubes, dengan PKL, warga. Semuanya," katanya.


Sabtu, 11/01/2014 07:02 WIB
Sukma Indah Permana - detikNews
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger