BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Wednesday, January 15, 2014

Dukung PP Minerba, Pemerintah Berlakukan Bea Keluar Ekspor Produk Mineral




Sebagai tindak lanjut dari ditandanganinya Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), pemerintah memberlakukan Bea Keluar terhadap ekspor produk mineral yang sudah memenuhi batasan minimum pengolahan.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Yudi Pramadi dalam siaran persnya Sabtu (13/1) mengatakan, Kebijakan Bea Keluar ditetapkan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 6/PMK.011/2014 tertanggal 11 Januari 2014 yang merupakan Perubahan Kedua atas PMK Nomor 75/PMK.011/2012 tentang Penetapan Barang Ekspor Yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar.

“Tarif Bea Keluar ditetapkan naik mulai 20% atau 25% dengan 60% secara gradual setiap semester mulai 12 Januari 2014 sampai dengan 31 Desember 2016,” ungkap Yudi sembari menyebutkan, Bea Keluar yang naik secara gradual ini dimaksudkan  untuk mendorong pelaku usaha segera melakukan kegiatan pengolahan dan pemurnian mineral dengan membangun pabrik smelter.

Kebijakan tarif gradual ini, lanjut Yudi, juga dapat menjadi instrumen untuk memantau perkembangan pembangunan smelter secara periodek.
Pemerintah berharap, kewajiban melakukan pengolahan dan pemurnian mampu menghasilkan nilai tambah di dalam negeri, yang pada gilirannya menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Mengacu Permen ESDM
Mengenai batasan minimum pengolahan, menurut Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan itu, mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1 Tahun 2014 tertanggal 11 Januari 2014 tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral melalui Kegiatan Pengolahan dan Pemurnian Mineral.
Dalam aturan yang merupakan pelaksana dari Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2014 tersebut, pemerintah memberlakukan larangan ekspor bijih (raw materriallore) mineral dan memberikan batasan minimum untuk kegiatan pengolahan dan pemurnian. Selain itu, pemerintah memberikan ijin ekspor terhadap produk mineral yang sudah memenuhi batasan minimum pengolahan namun belum dilakukan kegiatan pemurnian.
Berikut tabel tarif bea keluar atas ekspor produk mineral yang sudah memenuhi batasan pengolahan

http://setkab.go.id



Rabu, 15 Januari 2014 - 10:56 WIB
Oleh : DESK INFORMASI
 
Copyright © 2013 #01JOKOWILAGI
Powered by Blogger