BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Thursday, January 9, 2014

Elektabilitas Turun, PDI-P Tak Khawatir



JAKARTA, Survei Litbang Kompas menunjukkan adanya penurunan elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dari 23,6 persen pada Juni 2013 menjadi 21,8 persen pada Desember 2013. Terkait hasil survei ini, PDI-P menyatakan tak terlalu khawatir dengan perolehan suaranya kelak.


"Ini masih sangat wajar karena penurunan angkanya masih ada di batas margin of error. Sangat wajar kalau turun 2-3 persen, kecuali kalau turunnya jauh sekali baru dipertanyakan apa yang salah. Tapi, kalau ini, kami menyikapi biasa saja," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P Eriko Sotarduga saat dihubungi, Kamis (9/1/2014).

Eriko menuturkan, survei yang dilakukan Kompas ini seharusnya dilengkapi dengan persebaran responden, baik di kota maupun di pedesaan. Eriko melihat, selama ini, survei lebih menyasar kepada masyarakat perkotaan.

Dia membandingkan dengan survei internal yang dilakukan partainya. Survei internal PDI-P, sebut Eriko, memang memiliki gambaran tidak jauh berbeda dengan survei yang dilakukan Kompas. Namun, dia menuturkan, survei partainya lebih akurat lantaran didasarkan elektabilitas calon anggota legislatif per daerah pemilihan.

"Jadi, survei kami lebih akurat karena persebarannya jelas per dapil, bahkan per caleg," kata Eriko.

Eriko mengaku survei internal itu tidak akan pernah disampaikan ke publik karena masih menjadi bagian dari strategi partai memenangkan pemilu. Namun, anggota Komisi V DPR ini menyatakan, PDI-P tetap optimistis target Pemilu 2014 mendatang, yakni sebesar 27,2 persen, bisa tercapai.

Suara PDI-P menurun

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mencatatkan lonjakan dukungan dalam tempo setengah tahun, antara Desember 2012 dan Juni 2013. Namun, di pengujung 2013, suara untuk partai ini justru turun.

Pada Desember 2012, survei Kompas mencatat partai ini akan dipilih oleh 13,3 persen responden bila pemilu digelar saat ini. Lonjakan lebih dari 10 persen dicatat partai ini dalam enam bulan kemudian, dengan mencatatkan dukungan 23,6 persen pada periode kedua survei yang diumumkan hasilnya pada Juni 2013.

Sayang, tren itu seolah terhenti. Periode ketiga survei yang berakhir pada Desember 2013 justru mencatat dukungan untuk PDI-P melorot menjadi 21,8 persen.

Hasil survei selengkapnya dapat dibaca di harian Kompas edisi Kamis (9/1/2014).

Penulis : Sabrina Asril , Editor : Ana Shofiana Syatiri , 
KOMPAS.com — Kamis, 9 Januari 2014 | 07:46 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger