BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Wednesday, January 8, 2014

Gantikan Presiden, Jokowi Diminta Buka Munas PBNU


Joko Widodo bertemu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di kantor PBNU, Rabu (7/1/2014)

JAKARTA, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Joko Widodo menggantikan Presiden membuka Musyawarah Nasional (Munas) PBNU, Mei 2014 mendatang. Permintaan tersebut disampaikan oleh Bina Suhendra, Bendahara Umum PBNU.


"Kita mau Munas bulan Mei di Jakarta, setelah pileg. Kita minta Pak Gubernur hadir sebagai tuan rumah. Karena kan di Jakarta. Biasanya kan yang buka acara Munas itu presiden," ujar Bina saat pengurus PBNU bertemu Jokowi di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2014).

Bina menjelaskan, kehadiran pria yang selalu memuncaki survei popularitas menjadi presiden tersebut sangat penting untuk acara tersebut. Selain tuan rumah, Jokowi adalah sosok spesial bagi warga NU.

Saat ditanya mengapa Jokowi yang menyambangi PBNU, bukan sebaliknya, Jokowi langsung menyela wawancara. Menurutnya, tak etis jika para ulama yang datang kepada dirinya, mengingat Ketua Umum PBNU juga pernah bertemu dengannya di Balaikota.

"Sebenarnya, beliau-beliau ini yang mau main ke Balaikota. Tapi kan ulama, kiai, jadi mending saya saja yang ke sini," ujar Jokowi.

Soal dia didaulat menggantikan presiden membuka Munas PBNU, Jokowi enggan berkomentar lebih lanjut. Ia menegaskan, ia hadir sebagai tuan rumah.

Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Ana Shofiana Syatiri
KOMPAS.com — Rabu, 8 Januari 2014 | 12:52 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger