BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Saturday, January 18, 2014

Jadi Fenomena di Dunia, Jokowi Disebut Dino Aset Bangsa

Salah satu kandidat calon presiden di Konvensi Demokrat, Dino Patti Djalal (kanan), bertemu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Jumat (17/1/2014) siang.


JAKARTA,  Salah satu peserta Konvensi Partai Demokrat Dino Patti Djalal memuji Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi. Dino menyebut Jokowi bukan hanya aset Jakarta, melainkan juga aset bangsa Indonesia.
"Nama Pak Jokowi di internasional baik sekali. Beliau bukan hanya jadi fenomena dalam negeri, tapi juga luar negeri. Bukan hanya aset Jakarta, tapi aset bangsa kita," kata Dino seusai bertemu Jokowi di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2014).

Menurut Dino, alasan itu yang mendorongnya bertemu dengan Jokowi. Dirinya dan Jokowi, kata Dino, sama-sama baru di dunia politik. Oleh sebab itu, Dino merasa komunikasi harus dijaga.
"Saya itu selalu memandang Pak Jokowi sebagai tokoh reformis. Semua tokoh reformis dari jalur apa pun harus silaturahim. Bukan hanya saling kenal, tapi harus kompak karena walaupun jalannya beda, kita harus tetap satu arah melayani rakyat kita," kata mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu.
Disebut sebagai aset bangsa, Jokowi yang berada di samping Dino enggan berkomentar. Ia memilih berkomentar mengenai pertemuannya dengan Dino, yakni memberikan masukan menyelesaikan persoalan DKI Jakarta.
"Ini urusan Jakarta. Saling memberikan input. Wong kita juga kawan lama. Waktu di Solo juga sudah kenal baik. Di Jakarta kan masih ndak ketemu. Kebetulan kan beliau di Jakarta," ujar Jokowi.
Pertemuan antara Jokowi dan Dino berlangsung tertutup di ruang kerja gubernur. Pertemuan dilangsungkan sebelum shalat Jumat. Awalnya wartawan tak tahu agenda pertemuan tersebut.
Seperti diberitakan, Jokowi dilirik beberapa parpol untuk diusung sebagai capres 2014. Beberapa tokoh yang hendak jadi capres juga ingin maju bersama politisi PDI Perjuangan itu. Berdasarkan survei berbagai lembaga survei, elektabilitas Jokowi sebagai capres selalu teratas. Jokowi tak pernah mau berkomentar mengenai pencapresan, dan menyerahkan persoalan itu kepada Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Penulis : Fabian Januarius Kuwado , Editor : Sandro Gatra , 
KOMPAS.com —Jumat, 17 Januari 2014 | 14:28 WIB
 
Copyright © 2013 #01JOKOWILAGI
Powered by Blogger