BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Friday, January 24, 2014

Jokowi Dianggap Berpengaruh, Jurnalis Perancis Ikut "Blusukan"


JAKARTA, Sebanyak enam orang jurnalis dari TV2 Perancis meliput blusukan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada Jumat (24/1/2014) siang. Para jurnalis menganggap sosok Jokowi jadi salah satu tokoh yang memengaruhi G-20.

Patrick, produser TV2 yang turut dalam rombongan peliput itu semula bercanda saat ditanya mengapa mereka meliput Jokowi. "Kamu sendiri ngapain meliput Jokowi?" tanya dia sambil tertawa.



Ia mengungkapkan, medianya menganggap Jokowi adalah sosok potensial pemimpin Indonesia. Oleh sebab itu, segala gerak-gerik Jokowi memengaruhi peta kekuatan negara-negara berkembang.

"Dia mempersiapkan dengan baik segala program-programnya. Dia orang baik dan politikus yang sangat populer di Indonesia," ujarnya saat berbincang dengan Kompas.com.

Sejumlah jurnalis media asing tersebut pun mengikuti Jokowi sejak Jumat pagi. Selain meliput aktivitas Jokowi sehari-hari, mereka juga melaksanakan wawancara khusus dengan politisi PDI Perjuangan itu. Rencananya, hasil peliputan akan ditayangkan pada 17 Februari 2014.

Pantauan Kompas.com, para jurnalis media asing tersebut meliput shalat Jumat Jokowi di masjid di RT 02 RW 08, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Seusai shalat Jumat, Jokowi membagi-bagikan buku untuk anak-anak di wilayah tersebut. Aksi itu pun terus direkam oleh para jurnalis Perancis tersebut.

G-20 adalah kelompok 20 negara dengan perekonomian besar di dunia. Secara resmi G-20 dinamakan The Group of Twenty (G-20) Finance Ministers and Central Bank Governors atau Kelompok 20 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. Sebagai forum ekonomi, G-20 lebih banyak menjadi ajang konsultasi dan kerja sama hal-hal yang berkaitan dengan sistem moneter internasional. Ada pertemuan teratur untuk mengkaji, meninjau, dan mendorong diskusi di antara negara industri maju dan sedang berkembang terkemuka mengenai kebijakan-kebijakan yang mengarah pada stabilitas keuangan internasional dan mencari upaya-upaya pemecahan masalah yang tidak dapat diatasi oleh satu negara tertentu saja.

Negara-negara anggota G-20 yakni Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, Britania Raya, RRC, India, Indonesia, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Perancis, Rusia, Turki, dan Uni Eropa.

KOMPAS.com — Jumat, 24 Januari 2014 | 13:46 WIB 
Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Ana Shofiana Syatiri
 
 
Copyright © 2013 #01JOKOWILAGI
Powered by Blogger