BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Wednesday, January 15, 2014

Jokowi Diyakini Jadi Capres Sebelum Pemilu

Warga berebut menyalami Jokowi usai melihat pertunjukan seni Gema Nusantara karya Bagong Kussudiardja dalam Perjalanan menjadi Indonesia di TIM, Cikini, Jakarta (28/11/2013). Jokowi menghadiri acara ini bersama keluarganya. TEMPO/Dasril Roszandi

Jakarta: Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Pro-Jokowi optimistis soal pencalonan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebelum Pemilihan Umum Legislatif. Projo menyatakan adanya sinyal kuat pencapresan Jokowi dalam pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam ulang tahun partai ke-41 beberapa waktu lalu.

"Bu Mega dalam pidatonya di Rakernas mengatakan dengan tegas bahwa partai politik harus berjuang untuk mewujudkan aspirasi rakyat. Jadi soal pencapresan Jokowi
tinggal menunggu waktu yang tepat sebelum pileg (pemilihan legislatif). Karena semuanya pasti akan indah pada waktunya," ujar Budi Arie Setiadi, Koordinator Nasional PDI Perjuangan Projo, dalam keterangannya kepada Tempo, Selasa, 13 Januari 2013.

Menurut Budi, Megawati ingin kadernya tak lengah dan berpangku tangan menghadapi gelombang arus rakyat yang besar. "Selama 10 tahun di luar pemerintahan saja tetap militan, apalagi menyongsong kemenangan yang di depan mata, pasti lebih militan," dia menambahkan.

Instruksi Megawati, lanjut Budi, dimaknai Projo bahwa Mega adalah ibu bangsa yang menginginkan kader-kadernya tidak lupa diri dan terlena. "Apalagi sombong dengan berbagai harapan positif dari rakyat yang tercermin dalam berbagai survei," ujar Budi.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarno Putri dihujani pertanyaan oleh wartawan seputar penetapan calon presiden dari partai berlambang kepala banteng tersebut. Putri Proklamator RI Soekarno itu ditanya juga diberondong kepastian dia mererestui Gubernur DKI Jakarta Jokowi sebagai calon presiden dari PDIP.

Namun seluruh pertanyaan itu ditanggapi dingin oleh Megawati. Menurut dia, semua pihak berhak berpendapat siapa yang bakal dijadikan capres oleh PDIP. "Tapi saya katakan, saya Ketua Umum PDIP yang punya hak prerogatif tentukan calon presiden," kata Megawati di kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Januari 2014.

Dia juga menegaskan bahwa penetapan calon presiden akan ia umumkan usai pemilihan umum legislatif. Dia pun meminta kader, simpatisan, masyarakat, dan media untuk bersabar menanti kepastian calon presiden PDI-Perjuangan.

SUBKHAN


 
Copyright © 2013 #01JOKOWILAGI
Powered by Blogger