BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Tuesday, January 14, 2014

SBY Ajak Umat Islam Contoh Teladan Rasulullah SAW

Maulid Nabi SAW di Monas. Majelis Rasulullah, dihadiri SBY dan Seskab [Dok. @dipoalam49 ]

Jakarta : Salah satu teladan Rasulullah Muhammad SAW adalah bagaimana memimpin perubahan maha besar, yaitu transformasi peradaban dari zaman kegelapan menuju zaman penuh cahaya.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan hal ini saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (14/1/2014).
"Kita harus mencontoh apa yang dilakukan Rasulullah SAW untuk memimpin perubahan dan pembangunan. Mari kita berikhtiar, berupaya sekuat tenaga, untuk membangun Indonesia," ajak SBY seperti dilansir presidenri.go.id.

SBY menyebut ada 3 pesan utama dalam peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Pertama, bersyukur kepada Allah karena telah megutus Rasulullah SAW untuk menyebarkan Islam sebagai rahmat semesta alam. Kedua, berterima kasih kepada Nabi Muhammad SAW karena telah menyebarkan Islam dan memimpin perubahan maha besa. Ketiga, meneladani kepribadian Rasulullah SAW.
"Kita semua harus mencontoh Rasulullah SAW, baik dari kepribadiannya, kerja keras dan selalu menuntut ilmu, memimpin perubahan besar, serta kepemimpinannya yang agung pada bangsa yang majemuk. Islam adalah rahmat bagi alam semesta," ucap SBY.
"Beliau mengayomi semua, membangun toleransi, menjaga ukhuwah dan kerukunan bagi semua yang dipimpin. Ini cocok dikaitkan dengan Indonesia, umat Islam terbesar di dunia, tetapi negara kita bangsa yang majemuk," imbuh SBY.
Dalam konteks Indonesia, jelas SBY, meneladani Rasulullah berarti tidak boleh menyerah dalam melaksanakan pembagunan di negeri ini, karena tidak ada jalan pintas untuk mencapai cita-cita mulia. Pada tahun Pemilu 2014 ini, SBY juga berpesan agar mengingat apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. SBY mengajak untuk terus membuat suasana yang tetap aman, tenteram, dan tertib, serta mencegah kekerasan yang tidak perlu.
Peingatan Maulid Nabi ini dihadiri ribuan jamaah dari kawasan Jabodetabek. Acara yang diselenggarakan oleh Majelis Rasulullah secara tahunan ini diisi dzikir dan tausyiah. Jamaah berdatangan mulai pukul 06.30 WIB dengan mobil, motor, maupun bus.
Sebelumnya, dalam tausyiahnya, Habib Ahmad bin Jindan mengingatkan mengenai tanggung jawab seorang pemimpin. Habib menyampaikan sabda Rasul bahwa setiap individu akan menghadap kepada Allah SWT untuk diminta pertanggungjawabannya.
"Rakyat dan negeri tidak akan menjadi baik dan sempurna selama hubunganmu dengan Allah tidak baik. Selama hubungan tidak baik dan sempurna, maka rakyat dan negeri tidak baik. Namun, saat hubunganmu dengan Allah baik dan sempurna, maka rakyat dan negerimu akan baik dan sempurna," ujar Habib Ahmad.
Hadir pula beberapa anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, antara lain Mensesneg Sudi Silalahi dan Seskab Dipo Alam. Tampak pula sejumlah duta besar negara sahabat. (Sss/Ism)


Liputan6.com, Posted: 14/01/2014 11:14
 
Copyright © 2013 #01JOKOWILAGI
Powered by Blogger