BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Sunday, February 16, 2014

Ini 4 Deklarasi Dukungan Jokowi For President


Jakarta - Beragam aksi dukungan pencapresan Joko Widodo dalam pemilu 2014 ini mulai mengalir deras. Dukungan dari kelompok masyarakat hingga waria mengelu-elukan nama pria yang akrab disapa Jokowi ini.

Catatan detikcom, Minggu (16/2/2014), sedikitnya ada 4 aksi mendukung pencapresan Jokowi. Mulai dari internal partai tempat mantan walikota Solo itu bernaung, yakni PDIP, hingga kelompok waria.


Beragam nama dimiliki empat kelompok pendukung. Namun tujuan mereka satu, yaitu siap menjadi relawan Jokowi jika dimajukan PDIP sebagai capres. Akan tetapi, hingga saat ini partai berlambang banteng itu belum mendeklarasikan siapa tokoh yang akan diusung menjadi capres dan cawapres.

Walau banjir dukungan, Jokowi tak pernah merespons langsung hal ini. Ia selalu berkilah menanyakan kondisi cuaca di Jakarta ketika pertanyaan seputar pencapresan dirinya terlontar dari para pekerja media.

Berikut 4 aksi dukungan menuntut Jokowi maju:
1. Sekretarian Nasional Jokowi
Nama kelompok yang akrab disebut Seknas Jokowi ini melakukan deklarasi dengan cara longmarch dari Jl MH Thamrin hingga Bundara HI, Jakarta. Sekitar 300 orang mengenakan baju kotak-kotak khas Jokowi saat pilkada DKI Jakarta 2012 lalu.

Ketika car free day dilaksanakan, Minggu (15/12/2013), mereka berjalan kaki lengkap dengan spanduk dan atribut berbau Jokowi, juga 2 Reog Ponorogo turut meramaikan aksi mereka. Deklarasi dibacakan di Jl Kotabumi, Sudirman, Jakarta Pusat.

Dalam deklarasinya, Seknas Jokowi menyebut sosok gubernur DKI Jakarta itu adalah pemimpin yang sederhana, jujur, dan bisa dipercaya. Seknas Jokowi ini mengatasnamakan rakyat Indonesia.

"Kami rakyat Indonesia mendukung Jokowi untuk menjadi Presiden Republik Indonesia tahun 2014!" teriak anggota presidium Seknas Jokowi, Dadang Juliantara kala itu.1. Sekretarian Nasional Jokowi
Nama kelompok yang akrab disebut Seknas Jokowi ini melakukan deklarasi dengan cara longmarch dari Jl MH Thamrin hingga Bundara HI, Jakarta. Sekitar 300 orang mengenakan baju kotak-kotak khas Jokowi saat pilkada DKI Jakarta 2012 lalu.

Ketika car free day dilaksanakan, Minggu (15/12/2013), mereka berjalan kaki lengkap dengan spanduk dan atribut berbau Jokowi, juga 2 Reog Ponorogo turut meramaikan aksi mereka. Deklarasi dibacakan di Jl Kotabumi, Sudirman, Jakarta Pusat.

Dalam deklarasinya, Seknas Jokowi menyebut sosok gubernur DKI Jakarta itu adalah pemimpin yang sederhana, jujur, dan bisa dipercaya. Seknas Jokowi ini mengatasnamakan rakyat Indonesia.

"Kami rakyat Indonesia mendukung Jokowi untuk menjadi Presiden Republik Indonesia tahun 2014!" teriak anggota presidium Seknas Jokowi, Dadang Juliantara kala itu.

2. Forkom Waria
Mengikuti aksi yang digelar Seknas Jokowi, Forum Komunikasi (Forkom) Waria tampil di tengah-tengah atraksi tanjidor khas Betawi, Reog Ponorogo, Barongsai, dan marching band. Para waria ini mengenakan mahkota berwarna emas dihiasi bulu-bulu unggas yang cantik.

Forkom Waria mendeklarasikan dukungan pencapresan Jokowi di bawah payung Seknas Jokowi, Minggu (15/12/2013). Koordinator kelompok ini, Mami Yuli, mengaku dukungan diberikan karena Jokowi adalah sosok pemimpin yang berbeda.

"Kita sangat antusias karena dalam waktu dekat akan ada pemilu. Kita butuh figur pemimpin, ada tokoh pemimpin yang beda daripada yang lain, sosok itu Jokowi," ujar Mami Yuli saat itu.

Para waria ini mengenakan baju hitam dibalut bulu-bulu oranye, Mami Yuli kemudian menegaskan pilihannya kepada Jokowi. Bahkan, ia menyebutkan kriteria yang cocok sebagai cawapres Jokowi.

"Menurut aku orang yang cocok buat pasangannya Jokowi sebagai cawapres adalah dari Gerindra. Menurut saya jiwa kepemimpinan partai ini yang cocok jadi panutan, Jokowi juga sebagai panutan," imbuh Mami Yuli.

3. PDIP Projo
Simpatisan PDI Perjuangan yang kecewa dengan skenario Mega-Jokowi di Pilpres 2014 mulai bergerilnya. Mereka memunculkan PDIP Pro Jokowi (Projo) yang langsung mendaulat Gubernur DKI tersebut sebagai capres 2014.

"Kami membentuk PDI Perjuangan Pro Jokowi (Projo) untuk memperjuangkan dan mendukung Jokowi sebagai presiden RI 2014," kata Budi Arie Setiadi, Sekretaris Koordinator Nasional PDI Perjuangan Pro Jokowi (PROJO), dalam siaran pers, Senin (23/12/2013).

Alasan mereka adalah terus menguatkan dukungan terhadap pencapresan Jokowi. Terlihat dari berbagai survei terkini yang menempatkan mantan Wali Kota Solo tersebut sebagai capres paling potensial saat ini.

"Di dalam tubuh partai banteng pun mulai terdengar aspirasi untuk mengusung mantan walikota Solo ini. Dalam Rakernas PDI Perjuangan yang dilaksanakan bulan Oktober 2013 silam, hampir seluruh perwakilan daerah menyuarakan keinginan mereka agar partai moncong putih ini menjagokan Jokowi sebagai capres," ujar Budi, yang pernah menjadi wakil ketua DPD PDI Perjuangan DKI ini.

Gerakan ini dideklarasikan oleh 19 tokoh dan simpatisan PDI Perjuangan dari berbagai wilayah di Indonesia pada 21 Desember lalu. Kelompok dari internal partai tempat Jokowi bernaung ini berharap PDIP memajukan Jokowi sebagai capres dalam pilpres 2014.

4. Kebangkitan Indonesia Baru
Puluhan orang berbaju putih dengan gambar foto Joko Widodo berkumpul di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka menyerahkan petisi dukungan pencapresan pria yang akrab disapa Jokowi itu.

Kelompok ini menamakan diri mereka Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) dan mengaku didukung oleh sejumlah masyarakat dari 26 provinsi di Indonesia. Petisi diserahkan di rumah dinas Jokowi, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2014).

Namun Jokowi tak berada di tempat, sehingga petisi dititipkan kepada ajudan bernama Pri untuk disampaikan. Kelompok ini juga mengaku aksinya dilakukan dengan biaya sendiri, tak ada sponsor, atau hal sejenis.

"Kami tidak ada sponsor, kami murni mengajukan beliau maju sebagai presiden dengan seluruh tenaga dan pikiran kami," kata Ketua Umum KIB Reinhardt.

Saat pendeklarasian dilakukan di Bundaran HI, sebelum long march menuju rumah dinas Jokowi, disebutkan pula sedikitnya 26 perwakilan provinsi hadir dan akan terus melakukan deklarasi di seluruh provinsi di Indonesia hingga deklarasi akbar dilaksanakan pada Maret 2014 nanti.

"Kami saat ini baru di kabupaten/kota, sedikitnya 503 kabupaten/kota sudah siap mendukung. Kami non partai, kami rakyat biasa, mendukung beliau maju," ujar Reindhart.
(vid/mad) 



Minggu, 16/02/2014 15:44 WIB

Prins David Saut - detikNews

 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger