BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Wednesday, February 12, 2014

Ketika Jokowi Jadi Jago Kluruk...



Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo batal menjadi keynote speaker dalam perayaan hari ulang tahun ke-13 Soegeng Sarjadi Syndicate. Jokowi datang sesaat sebelum acara akan selesai.


Mengenakan kemeja putih, Jokowi tiba di Hotel Four Seasons Jakarta pada pukul 12.10 WIB. Kehadiran saat orang nomor satu DKI itu disambut meriah. Jokowi pun duduk di barisan paling depan bersama sang pendiri SSS, Soegeng Sarjadi.



Di atas panggung, peneliti senior SSS Sukardi Rinakit sedang menyambutnya dengan selamat datang, sekaligus melontarkan sentilan. Saat itu, pengisi acara Endah Laras membawakan lagu Jago Kluruk. Sosok ayam jago dianalogikan peneliti senior SSS Sukardi Rinakit sebagai sosok pemimpin Jakarta, yaitu Jokowi yang selalu bangun pertama dan memimpin masyarakatnya. "Ayam jago atau ayam jantan itu pagi-pagi berkokok. Ia membangunkan masyarakat untuk bekerja," kata Sukardi, Rabu, 12 Februari 2014.



Setelah Sukardi selesai mengucapkan beberapa kata, Endah pun langsung melantunkan lagu keroncong dengan ukulelenya. Endah menyanyikan bait pertama lagu tersebut, "Ing wayah esuk, jagone kluruk, rame swarane pating kemruyuk."

Ia meminta Jokowi menjadi backing vocal-nya saat ia menyanyikan lagu yang berisi lirik jenaka tersebut. Mikrofon itu diberikan pada Jokowi. Endah berkata, "Jago ne kluruk, ayo Pak Jokowi disahutkan ya," ucap Endah. Jokowi pun menimpali dengan menirukan suara ayam berkokok, "Kukuruyuk." (baca juga:Jokowi Datang, Pemakaman Bubar).



Tak hanya sekali, Jokowi diminta berkokok sekali lagi oleh Endah. "Ayo Pak Jokowi sekali lagi," kata Endah. "Kukukuruyuk," Jokowi menyambut alunan bait dari Endah.


Para tamu undangan yang hadir langsung tertawa menyambut bunyi kluruk Jokowi. Di atas panggung, Endah menggambarkan Jokowi sebagai sosok ayam jago yang mengayomi warganya yaitu warga Jakarta. "Jadi, harus bisakluruk, ya Pak," katanya disambut tawa para penonton. 



Setelah itu Jokowi pun naik ke atas panggung. Ia diminta menerima buku yang berjudul, Menambal Ban Kempis. Jokowi yang baru tiba saat acara akan berakhir kemudian diminta memberikan sambutan. Alih-alih memberikan sambutan, ia malah berkomentar singkat. "Tadi nyanyi kan saya berkokok sudah paling keras, paling itu saja," katanya.

Seusai acara, Jokowi diberondong pertanyaan soal kemungkinan dirinya menjadi calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Seperti biasa, ia enggan menjawab. "Saya sekarang hanya fokus mengurus hujan dan jalan, itu saja," katanya.

ANANDA TERESIA

 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger