BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Sunday, February 2, 2014

LSI Sarankan Golkar dan PDIP Berkoalisi

KOMPAS/RIZA FATHON


JAKARTA, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyarankan Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) melakukan koalisi di pemerintahan selanjutnya. Saran tersebut merujuk pada hasil survei terakhir LSI.
Berdasarkan survei terakhir LSI, elektabilitas Partai Golkar dan PDIP bersaing ketat dengan perolehan suara 18,3 persen dan 18,2 persen. Relatif jauh di bawah dua parpol itu, ada Partai Gerindra dengan elektabilitas sebesar 8,7 persen. Partai sisanya, hanya mendapatkan suara di bawah 5 persen.
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Alfaraby mengatakan, dengan perolehan suara tersebut, Golkar dan PDI-P akan sangat kuat jika berkoalisi. Mereka hanya membutuhkan koalisi dengan satu partai papan tengah untuk menguasai lebih dari 50 persen suara di legislatif.

"Jadi pemerintahan bisa jalan dengan tiga partai saja," kata Adjie saat merilis hasil survei di Kantor LSI, di Jakarta, Minggu (2/2/2014) siang.
Dengan koalisi yang kuat tersebut, menurutnya, pemerintahan akan berjalan dengan kuat dan stabil. Berbagai keputusan penting yang menyangkut kemajuan negara bisa diambil secara cepat tanpa harus terganjal oleh legislatif. Hasilnya, pemerintahan akan lebih efektif.
"Nantinya, bisa ditentukan siapa yang memimpin koalisi dari hasil pemilu," ujarnya.
Jika berhasil, lanjut Adjie, koalisi ini juga bisa tetap dilakukan pada periode pemerintahan selanjutnya. Dengan begitu, pemerintahan akan terus kokoh tidak hanya selama satu periode, namun hingga periode mendatang.
"Kalau perlu, pikirkan untuk membangun koalisi yang permanen untuk 5 kali pemilu. Saatnya Golkar dan PDI-P memulai tradisi baru," pungkas Adjie.
LSI mengaku melakukan survei pada 6 Januari hingga 16 Januari 2014. Jumlah responden adalah 1200 orang dengan margin of error 2,9 persen. Pengumpulan data dilakukan secara wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

Penulis : Ihsanuddin , Editor : Sandro Gatra , 
KOMPAS.com -  Minggu, 2 Februari 2014 | 16:59 WIB
 
Copyright © 2013 #01JOKOWILAGI
Powered by Blogger