BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Sunday, February 2, 2014

PDI-P: Kita Enggak Mau Cawapres

Eva Kusuma Sundari menegaskan

JAKARTA, Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari menegaskan, partainya membuka semua pintu koalisi politik. Meski begitu, koalisi tersebut tak akan diterima jika PDI Perjuangan hanya mendapat jatah calon wakil presiden periode 2014-2019.

Eva menjelaskan, sebagai partai besar yang memiliki jaringan dan kekuatan infrastruktur sampai ke pelosok, sangat wajar jika target yang dibidik PDI Perjuangan adalah kursi RI 1. Lobi dengan semua partai politik tetap terbuka, tapi PDI Perjuangan tetap akan mengusung calon presidennya sendiri.



"PDI-P kan partai gede, enggak mau kita cawapres, kita nembaknya pres (presiden)," kata Eva, di Jakarta, Minggu (2/2/2014).

Eva melanjutkan, ada kabar dari sejumlah partai yang mengajak PDI Perjuangan berkoalisi untuk mendukung calon presiden dari partai lain. Menurut Eva, ajakan tersebut tak masuk akal dan hampir pasti ditolak karena partainya memiliki modal kuat untuk menang dalam Pemilihan Umum Legislatif dan Pilpres 2014.

Saat ditanya partai politik mana yang paling berpeluang berkoalisi dengan PDI Perjuangan, Eva belum mau menyebutnya. Ia hanya katakan PDI Perjuangan tak ingin terjebak dalam kepercayaan diri yang berlebihan, dan tetap membuka peluang koalisi dengan semua partai politik.

"Nature politik kan memang lobi, dan lobi-lobi kita kan lagi moncer, kita enggak mau berbesar hati, terbuka dengan siapa pun," katanya.

Seperti diberitakan, komunikasi politik mulai gencar dilakukan sejumlah partai peserta pemilu 2014. Untuk PDI Perjuangan, ada dua partai yang diketahui berusaha membangun komunikasi intens, yaitu Partai Nasdem, dan Partai Golkar.

Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal "Ical" Bakrie bahkan sempat mengatakan akan terus berkomunikasi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Salah satu alasan yang dikatakan Ical adalah karena ada kesamaan antara Golkar dengan PDI Perjuangan dalam memahami UUD 1945.

Penulis : Indra Akuntono , Editor : Erlangga Djumena ,
KOMPAS.com -  Minggu, 2 Februari 2014 | 14:14 WIB
 
Copyright © 2013 #01JOKOWILAGI
Powered by Blogger