BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Thursday, February 6, 2014

Serangan Fajar PDI Perjuangan Pada Detik-Detik Pileg Untuk Deklarasikan Jokowi Capres. Mungkinkah ?




PDI Perjuangan menyiapkan strategi khusus yang tidak akan dibaca lawan-lawan politiknya, dimana saat ini teka-teki siapa yang akan diusung PDI Perjuangan dalam Pilpres 2014 masih menjadi tanda tanya. Kehebatan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri memainkan peran dan opini luput dari tebakan media, bahkan PDIP terus menjadi perbincangan apakah akan mencalonkan Jokowi atau tidak.


Inilah strategi besar yang ada ditubuh PDI Perjuangan, dimana opini yang berkembang saat ini dibiarkan terus menggurita dan terus menjadi pembicaraan hingga sampai H-1 menjelang pemilihan legislatif 2014 9 April 2014 dilaksanakan. Para petinggi PDI Perjuangan selalu merahasiakan hal ini, bahkan mengatakan untuk penentuan Capres PDIP setelah melihat hasil Pileg 2014 baru akan ditentukan siapa Capres yang akan diusung oleh PDI Perjuangan.


Sebenarnya itu hanyalah sebuah strategi besar yang dilakukan oleh PDI Perjuangan, PDIP tidak mau cepat-cepat mendeklarasikan Jokowi sebab, jika itu dilakukan maka, lawan-lawan politik akan menyiapkan strategi lain untuk terus menyerang PDI Perjuangan dan tentu menyerang Capres yang diusung PDIP hingga sampai Pileg 2014 dan hasilnya PDIP akan kalah dalam pileg.


Berbeda jika peran yang dimainkan oleh PDI Perjuangan saat ini, dengan mengulur-ulur waktu dan memainkan peranan penentuan Capres 2014 akan ditentukan setelah Pileg rangking dari PDI Perjuangan akan terus naik dan klimaksnya ketika detik-detik serangan fajar tanggal 9 April 2014 PDI Perjuangan mendeklarasikan bahwa, capres yang akan diusung oleh PDI Perjuangan adalah Jokowi. Sehingga masyarakat akan terpana dan akan berbondong-bondong ke TPS untuk mencoblos PDI Perjuangan, alhasil PDI Perjuangan akan memenangkan Pileg 2014.


Strategi jitu yang disiapkan oleh PDI Perjuangan saat ini benar-benar jitu, apalagi peranan yang dimainkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dalam program Mata Najwa betul-betul terstruktur. Sehingga tak ada sinyal sedikitpun, bahwa Megawati akan mendukung dan mencalonkan Jokowi, sehingga media terus memberitakan bahwa, PDIP tak akan mencalonkan Jokowi itu terlihat belum ada sinyal dari bu Mega untuk mencalonkan Jokowi.


Disaat masyarakat menunggu-nunggu keputusan itu, dan gejolak masyarakat sangat tinggi agar Jokowi dicapreskan untuk R1 2014 maka, di H-1, H-2 sampai H-7 PDI Perjuangan melakukan itu dan media akan berlomba-lomba memberitakan deklarasi Jokowi untuk Capres al Hasil pemilu 2014, secara drastis akan dimenangkan oleh PDI Perjuangan. Sebab mata masyarakat di H-pencoblosan hanya berbicara masalah PDI Perjuangan, berbicara masalah Jokowi tentu jika ingin Jokowi menang PDIP harus menang dulu dan ini strategi yang sangat apik dan terbungkus rapi, sehingga tidak terbaca sedikitpun oleh media, dan para politik yang ada di Indonesia.


PDI Perjuangan bukanlah partai kemarin sore, yang baru berdiri, 10 tahun menjadi oposisi, bukanlah waktu yang sangat singkat bagi PDI Perjuangan. Tentu aroma kekuasaan untuk memimpin Indonesia sudah ditargetkan selama menjadi oposisi, sehingga 2014 PDI Perjuangan mentargetkan akan menjadi pemenang baik di Pileg 2014 maupun di Pilpres 2014 dengan mengusung Indonesia HEBAT. PDI Perjuangan akan menjadi partai yang hebat dengan menang di Pileg dan juga menang di Pilpres, jika Jokowi Presidennya.
 
Sources: facebook
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger