BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Friday, March 7, 2014

“Blusukan” Jokowi Menginsipirasi Pimpinan Perusahaan Kelas Dunia

Deputy CEO Cigna Indonesia, Julian Mengual (tengah) saat merapikan permukaan teras rumah salah satu keluarga miskin, Nyoman Serija di Dusun Dinas Asah, Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Bulelelng, Bali, Kamis (6/3/2014).Deputy CEO Cigna Indonesia, Julian Mengual (tengah) saat merapikan permukaan teras rumah salah satu keluarga miskin, Nyoman Serija di Dusun Dinas Asah, Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Bulelelng, Bali, Kamis (6/3/2014).



BULELENG, Gaya “blusukan” Gubernur DKI Joko Widodo menginspirasi semua kalangan, termasuk pimpinan perusahaan kelas dunia. Dialah Julian Mengual, Deputy CEO PT Asuransi Cigna Indonesia yang kantor utamanya berpusat di Bloomfiled, Connecticut, Amerika Serikat.

Julian mengaku mengetahui benar sosok Jokowi kendati dia belum pernah bertemu langsung dengan mantan Wali Kota Surakarta ini. Menurutnya, Jokowi memiliki konsep yang bagus dalam memimpin rakyatnya. Salah satunya adalah gaya Jokowi “blusukan”, yakni dengan mendatangi langsung warga untuk berdialog dan berbagi ide.


Blusukan. Saya menyukai itu. Apakah kamu suka juga (cara Jokowi blusukan)?” tanya Julian kepada Kompas.com seusai membangun rumah untuk warga miskin di Dusun Dinas Asah, Desa Gobleg, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (6/3/2014).

Julian menyebut b” sebagai sebuah konsep kepemimpinan yang di dalamnya terdapat sebuah dialog, berbagi ide, dan mendengarkan keluhan masyarkat bawah. Menurutnya, konsep tersebut sangat bagus jika diterapkan dalam sebuah perusahaan seperti perusahaan asuransi Cigna yang dia pimpin di bidang sales dan marketing-nya untuk Indonesia.

Kata dia, konsep blusukan juga diterapkan dalam perusahaannya, yakni antara pimpinan ke bawahan. “Kami juga sering langsung berdialog dengan bawahan untuk berbagi ide ataupun mendengarkan masukan. Pada prinsipnya gaya Jokowi dengan kami sama. Dan dia layak ditiru. Perbedaannya, Jokowi skalanya lebih luas, yakni sebuah kota berpenduduk sekitar 5 juta jiwa,” ungkap Julian.

Julian mengakui saat ini ada dua persoalan yang masih mendera DKI adalah banjir dan kemacetan. Namun dia optimistis persoalan tersebut bisa teratasi. “But it needs more time (tetapi membutuhkan banyak waktu),” katanya.

Pria kelahiran tahun 1975 ini sudah 16 tahun bergelut dalam industri perbankan dan asuransi. Dia meraih berbagai penghargaan atas prestasinya di perusahaan Cigna yang sudah beroperasi di 30 negara dengan total karyawan 35.000 orang itu.

Salah satu prestasinya yang gemilang adalah mendirikan telemarketing channel di Cigna Malaysia. Dia juga adalah sosok inspiratif bagi orang-orang di sekitarnya.

Di sela usahanya meningkatkan premi asuransi di Indoensia, pria asal London, Inggris ini juga sedang “berjuang” untuk bisa fasih berbahasa Indonesia. “In May I can speak Bahasa. You will see (Bulan Mei, saya bisa berbicara Bahasa Indonesia. Lihat saja nanti),” katanya lantas tertawa.



Penulis: Farid Assifa
Editor : Bambang Priyo Jatmiko
KOMPAS.com –Jumat, 7 Maret 2014 | 10:15 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger