BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Monday, March 31, 2014

Ini Alasan Jokowi Tiba-tiba "Nongkrong" di Sawah




PACITAN, Bakal calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Joko Widodo alias Jokowi, menyempatkan diri untuk nongkrong di sawah saat berkunjung ke Ngawi, Jawa Timur, Senin (31/3/2014).

Ternyata Jokowi penasaran, ingin mengetahui jenis padi yang ditanam ibu-ibu petani di daerah itu. "Ya tadi saya kan jalan di mobil, melihat petani lagi pada nandur (menanam padi). Saya tanya, yang ditandur IR berapa? Ternyata itu IR 64," kata Jokowi di Pacitan, Senin malam.


Jokowi melanjutkan, dia mendapatkan penjelasan dari para petani bahwa dengan menanam padi IR 64 itu, mereka bisa melakukan panen dua kali dalam setahun. Meski demikian, menurut Jokowi, varietas tersebut sudah jauh tertinggal.

"Mestinya kalau riset dan pengembangan diperkuat, akan ada varietas baru yang dalam setahun bisa tiga kali panen, atau dari sehektar tanah bukan hanya dapat 5-6 ton, tapi bisa sampai 15 ton," urai Jokowi.

"Di tataran research and development itu memang harus dibandingkan dengan negara tetangga, sama Thailand itu udah kejauhan. Ini yang harus segera dibenahi," tambahnya.

Menurut Jokowi, selama ini pemerintah terlalu fokus pada masalah pupuk. Sementara itu, varietas tanaman kerap tidak diperhatikan.

"Padahal permasalahannya tidak hanya disubsidi pupuk. Mestinya konsentrasinya masalah pengembangan varietas unggul," pungkas Jokowi.

Seperti biasanya, kehadiran Jokowi di sawah ini juga mengundang perhatian masyarakat. Mereka bersama para wartawan mengerubungi Jokowi yang nongkrong di pinggiran sawah itu. Akibatnya, terdapat beberapa benih padi yang terinjak-injak. Jokowi pun mengganti kerugian para petani itu.

Pada akhir pekan ini, Jokowi kembali menjadi juru kampanye PDI-P. Dia dijadwalkan mengikuti kampanye pemilu legislatif di beberapa kota di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta Banjarmasin (Kalimantan Selatan).

Rangkaian kegiatan kampanye Jokowi dimulai pada Kamis (27/3/2014) malam dan akan berlangsung hingga malam ini. Pada Jumat, dia telah mengajukan cuti kepada Kementerian Dalam Negeri. Sementara itu, Senin adalah hari libur nasional, hari raya Nyepi.

Penulis : Ihsanuddin , Editor : Ervan Hardoko
KOMPAS.com —  Senin, 31 Maret 2014 | 21:53 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger