BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Monday, March 17, 2014

Jokowi Effect Siap Ramaikan Bursa Hari ini




Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu menanjak ke titik tertingginya tahun ini setelah melonjak 152 poin. Aksi beli langsung marak setelah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan jadi Calon Presiden RI di Pemilu 2014.

Mengakhiri perdagangan akhir pekan, IHSG ditutup melompat 152,476 poin (3,23%) ke level 4.878,643. Sementara Indeks LQ45 ditutup terbang 36,261 poin (4,56%) ke level 830,668


Sedangkan ketegangan antara Ukraina dan Rusia yang kembali memanas membuat Wall Street tertekan akhir pekan lalu. Tiga indeks utama di bursa AS kena koreksi cukup dalam sepekan ini.

Pada penutupan perdagangan Sabtu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 43,22 poin (0,27%) ke level 16.065,67, Indeks S&P 500 kehilangan 5,21 poin (0,28%) ke level 1.841,13 dan Indeks Komposit Nasdaq berkurang ke level 15,023 poin (0,35%) ke level 4.245,396.

Euforia pencapresan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) masih akan terasa di lantai bursa hari ini. Investor asing dan domestik diprediksi akan kembali memborong saham hari ini.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini [Senin, 17/03/2014]:
  • Indeks Nikkei 225 menipis 7,76 poin (0,05%) ke level 14.319,90.
  • Indeks KOSPI naik 3,14 poin (0,16) ke level 1.923,04.
Rekomendasi untuk perdagangan saham pagi hari ini [Senin, 17/03/2014]:
 
Panin Sekuritas
IHSG pada penutupan perdagangan terakhir pekan lalu menguat signifikan. Kenaikan IHSG didukung oleh Jokowi yang dipilih oleh PDI-P menjadi calon Presiden untuk pemilu 2014. Kenaikan sebesar 3,23% ini terjadi ditengah melemahnya bursa regional akibat sentiment China dan Ukraina. Pasar menyukai Jokowi karena dinilai mempunyai rekam jejak yang bersih, pro-rakyt, dan tegas. Kami memperkirakan sektor yang mendapat sentiment positif adalah infrastruktur, konstruksi, dan farmasi. Pada perdagangan awal pekan ini kami memperkirakan euforia Jokowi-Effect masih akan berlanjut. Kisaran support-resistance 4.830-4.950.

Trust Securities
Pada sesi awal, laju IHSG cenderung melemah setelah pelaku pasar mulai melakukan profit taking pasca sehari rilis BI rate. Pelemahan dimulai dari saham-saham perbankan, aneka industri, dan merembet ke saham-saham lainnya. Di tambah lagi kondisi dari laju bursa saham Asia mayoritas di zona merah dan laju Rupiah yang kembali melemah. Tetapi, entah kebetulan atau tidak, secara intraday perdagangan, kondisi IHSG berbalik arah mulai menguat signifikan sekitar Pukul 15.00 WIB pasca maraknya pemberitaan via media online dan BBM tentang pemberian mandat menjadi Presiden kepada Jokowi. Pasar sangat..sangat bereaksi positif. Bahkan nilai transaksi pun langsung melonjak yang juga didukung adanya transaksi beli saham BTPN di pasar nego hampir senilai Rp 6 triliun. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4726,17 (level tertingginya) di akhir sesi 2 dan menyentuh level 4726,17 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4726,17. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Pada perdagangan Senin (17/3) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4650-4756 dan resisten 4885-4912. Bullish engufing melewati upper bollinger band (UBB). MACD melanjutkan kenaikan dengan histogram positif yang meningkat. RSI, Stochastic, dan William’s %R dalam posisi uptrend. Sempat berada di support (4680-4706) namun, mampu berbalik naik melampaui target resisten (4735-4750). Di satu sisi memberikan harapan dan peluang untuk melanjutkan kenaikan namun, di sisi lain dapat menarik perhatian untuk profit taking. Jika kondisi ini dimanfaatkan untuk profit taking masif dan tidak didukung sentimen yang ada maka Jokowow Effect akan berkurang dan IHSG pun dapat kembali terkoreksi.(ang/ang)

Angga Aliya - detikfinance
Senin, 17/03/2014 08:11 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger