BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Friday, March 28, 2014

Jokowi: Tanpa Ingat Sejarah, Kita Akan Kehilangan Identitas




CILEGON, Bakal calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Joko Widodo alias Jokowi, menilai sejarah sebagai sesuatu yang sangat penting untuk terus diingat dan dipelajari. Pasalnya, kata Jokowi, tanpa mengingat sejarah, Indonesia bisa kehilangan identitasnya.
Hal tersebut dikatakan Jokowi setelah melakukan ziarah ke makam Syekh Sultan Maulana Hasanuddin di Masjid Agung Banten, Serang, Jumat (26/3/2014).

Dengan kunjungan itu, Jokowi merasa telah mengingat dan melestarikan salah satu sejarah yang ada di Indonesia.

"Karena tanpa mengingat sejarah, kita akan kehilangan identitas. Di negara mana pun, sejarah itu selalu ditonjolkan," kata Jokowi dalam jumpa pers di sebuah rumah makan di kawasan Cilegon, Jumat.

Menurut Jokowi, dengan sejarah pula, Indonesia bisa belajar untuk memajukan bangsa. Indonesia, kata dia, bisa belajar dari sejarah masa lalu untuk masa depan menjadi lebih baik.

"Sejarah itu kan mengingatkan kita pada perjalanan masa lalu, nanti di situ akan kelihatan jejak-jejaknya. Misalnya, kenapa kita dulu berjaya di masa lalu dan sekarang tidak. Itu semuanya kan bisa dipelajari," ucap Gubernur DKI Jakarta itu.

Bahkan, menurut Jokowi, jika benar-benar dimanfaatkan, sejarah juga bisa berdampak pada hal yang lebih luas, seperti pertumbuhan ekonomi. "Dan kalau dijadikan pariwisata, sejarah ini juga akan menjadi nyambung ke ekonomi. Jadi jejak sejarah, situs budaya, selain ada manfaat sebagai rekam jejak sejarah, fungsi ekonominya juga akan mengikuti sehingga bisa menonjolkan perekonomian kita," ujarnya.

Untuk memanfaatkan sejarah Indonesia yang begitu kaya ini, kata Jokowi, kuncinya ada pada pemerintah pusat. "Saya kira tergantung kekuatan presidennya, kepemimpinannya. Ini kan memang harus digerakkan oleh kekuatan sebuah organisasi besar. Kalau manajemen organisasi tahu, saya kira bisa," pungkasnya.

Penulis : Ihsanuddin , Editor : Sandro Gatra
KOMPAS.com —  Jumat, 28 Maret 2014 | 16:26 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger