BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Saturday, March 22, 2014

PDI-P Imbau Pemilih Waspadai Kecurangan di Bali



JAKARTA, Kesempatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berkampanye di Bali hari ini, Sabtu (23/3/2014), digunakan untuk mengimbau masyarakat Bali mengenai potensi kecurangan yang akan terjadi dalam pemilu legislatif maupun pemilu presiden mendatang.

Pasalnya, partai berlambang banteng itu merasa dicurangi pada Pemilihan Gubernur Bali 2013 lalu.  "Kita kemarin (pilgub) di bali dikalahkan, karena ada pasal Akil Mochtar yang dipaksakan. Itu sudah jelas melanggar Undang-Undang. Sudah jelas melanggar asas pemilu yang langsung dan rahasia," kata Wakil Sekjen PDI-P Hasto Kristanto di sela-sela Kampanye di Kabupaten Tabanan, Bali.


Hasto memprediksi, kecurangan serupa sangat mungkin terjadi di Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014 mendatang. Kecurangan itu, kata dia, bisa terulang dengan modus yang sama. Namun tidak menutup kemungkinan juga dilakukan dengan modus baru yang berbeda.

"Kita sangat khawatir (akan dicurangi). Bagaiamana itu dengan kotak suara yang terbuat dari kardus. Itu kan akan lebih cepat rusak. Apalagi cuaca sering hujan seperti ini. Belum lagi risiko yang lain-lain. Macam-macam cara untuk melakukan kecurangan," kata Hasto.

Oleh karena itu, dalam kampanye terbuka yang dilaksanakan di lapangan bola Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh, Kabupaten Badung nanti, PDI-P akan mensosialisasikan mengenai putusan Akil tersebut kepada masyarakat. Menurut dia, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui mengenai putusan Alil yang sudah dilaporkan ke KPK itu.

"Kita ingatkan mereka. Saya yakin masyarakat Indonesia sudah cerdas lah. Memilih diwakili itu memang boleh, tapi kan hanya untuk orang-orang yang cacat, yang memang tidak bisa memilih secara langsung. Intinya, masyarakat Bali harus mengetahui mengenai potensi kecurangan ini," pungkasnya.

Kampanye di Bali ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Presiden kelima Indonesia itu akan didampingi oleh sejumlah petinggi dan caleg PDI-P. Selain Hasto, ada juga nama lain seperti Puan Maharani, Bambang Wuryanto, Eriko Sotarduga, Ahmad Basarah, Hasti Kristianto, Arief Wibowo dan Sukur Nababan.

Penulis : Ihsanuddin , Editor : Kistyarini 
KOMPAS.com -  Sabtu, 22 Maret 2014 | 17:14 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger