BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Friday, March 7, 2014

PDIP Berharap Dukungan Nahdlatul Ulama? Megawati akan bertemu petinggi NU.



Massa Nahdlatul Ulama tak luput dari bidikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menjelang Pemilu 2014. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan menggelar pertemuan dengan petinggi Nahdlatul Ulama di Bandung, Jawa Barat, 15 Maret 2014.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jawa Barat, Tubagus Hasanuddin, menyatakan pemrakarsa pertemuan tersebut bukan Megawati, melainkan NU. “Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengundang Ketum untuk bersilaturahmi dengan elite PBNU di Bandung,” kata Hasanuddin, 6 Maret 2014.

Wakil Ketua Komisi I DPR itu mengatakan, pertemuan antara PDIP dengan Pengurus Besar nahdlatul Ulama tersebut sama sekali tak ada hubungannya dengan capres atau koalisi. “Ini hanya silaturahmi,” ujar Hasanuddin.

Namun ia tak menampik PDIP berharap mendapat dukungan dari NU dalam pemilu legislatif yang digelar 9 April 2014. “Kami berharap dukungan bukan dari NU saja, tapi dari seluruh komponen masyarakat,” ujar Hasanuddin.

Sebelumnya, Selasa malam 4 Maret 2014, beredar kabar bahwa Megawati bertemu dengan sejumlah tokoh NU di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Jakarta. Dalam pertemuan itu, PDIP disebut meminta saran soal capres. Tapi belum ada konfirmasi resmi dari petinggi PDIP soal ini.

“Saya tidak tahu apakah itu benar atau tidak karena baru kembali dari luar kota. Tapi yang pasti, siapapun yang bertemu tentu saja membicarakan masa depan bangsa dan negara ini ke depan paska pemilu legislatif dan pemilu presiden,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Puan Maharani.

Mantan Ketua PBNU Hasyim Muzadi pun tak tahu soal pertemuan itu. “Tidak tahu. Saya kan tidak ke sana,” kata Hasyim. Pada Pemilu 2004, Hasyim merupakan calon wakil presiden yang maju berpasangan dengan Megawati sebagai calon presiden. Pemenang pemilu ketika itu adalah Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla.

Sebelumnya pada peringatan Hari Ulang Tahun NU ke-88 di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, 31 Januari 2014, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menyatakan organisasinya akan netral pada Pemilu 2014. “Warga NU memang tidak lepas dari politik, tapi lembaga NU tidak ada kaitan dengan politik,” kata dia. (umi)

VIVAnews – Jum'at, 7 Maret 2014, 06:02  
Anggi Kusumadewi, Nur Eka Sukmawati
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger