BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Wednesday, April 16, 2014

Dari Indonesia Timur hingga Trisakti, Pesan Pemred "Kompas" kepada Jokowi...




JAKARTA,  Bakal calon presiden dari PDI-P bertemu dengan para pemimpin media massa yang bergabung dalam Forum Pemimpin Redaksi, Selasa (15/4/2014). Pemimpin redaksi harian Kompas, Rikard Bagun, menyampaikan sejumlah hal kepada Jokowi. Apa sajakah itu?

"Jangan lupakan Indonesia timur, Pak Jokowi. Matahari terbit di timur," kata Bagun. "Kalau timur tertutup, barat gelap semua Pak," lanjut dia.

Bagun lalu menyoroti persoalan koordinasi pada pemerintah sekarang yang tidak sinergis dan cenderung berjalan sendiri-sendiri. Karenanya, dia menyarankan Jokowi memperhatikan sinergitas di dalam pemerintahan.

Berikutnya, Bagun menyampaikan pandangannya bahwa saat ini Indonesia belum berdaulat di bidang politik dan ekonomi. Instrumen politik republik, ujar dia, digerogoti korupsi dan sistem transaksional. Adapun sistem ekonomi dikuasai pasar tanpa memperhatikan rakyat kecil.

"Selanjutnya, (soal) kepribadian di bidang kebudayaan semakin pudar. Ini (juga) harus diperhatikan," ujar Bagun. Berdaulat di bidang politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan, oleh Presiden Soekarno mendapat nama Trisakti.

Bila Jokowi kelak memang terpilih menjadi presiden, maka Bagun memintanya menjadi kapten lokomotif perubahan besar. Atas semua pandangan dan masukan itu, Jokowi dengan nada tenang menjanjikan akan menjadikannya masukan.

Jokowi kemudian mengatakan tak melihat ada yang perlu dijawab dari paparan Bagun itu. "Saya kira masukannya banyak sekali. Saya lihat ndak ada pertanyaan, jadi ya sudah."



Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Palupi Annisa Auliani

KOMPAS.com -- Rabu, 16 April 2014 | 02:08 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger