BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Friday, April 11, 2014

Jokowi: Kita Sistem Presidensial, Bukan Bagi-Bagi Kursi

FOTO: REUTERS/BEAWIHARTA


Jakarta: Bakal calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo secara tegas mengatakan bahwa Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial. Oleh sebab itu, pria yang dipanggil Jokowi itu  tak mau menggunakan kata koalisi ketika berbicara masalah lobi-lobi politik.

"Kita sistem presidensial. Yang namanya bagi-bagi kursi menteri itu adanya di koalisi. Kita tidak seperti itu," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Kamis (10/4/2014).

Bagi-bagi kursi  yang dimaksud Jokowi seperti perolehan kursi menteri bagi suatu partai politik sebanding dengan perolehan suara partainya. Dia menilai semua partai hendaknya saling bekerja sama untuk membangun bangsa bukan berebut kursi seperti yang sudah-sudah.

"Kita tidak begitu. Kita ini presidensial. Harus kerja sama. Harus begitu memang," lanjut Jokowi.

Untuk diketahui, perolehan suara PDI-P masih berada dibawah 20 persen melalui hasil perhitungan cepat Indikator Politik. PDI-P bercokol diposisi puncak dengan angka 18,97 persen sehingga partai berlambang banterng moncong putih ini harus membuka pintu koalisi dengan partai lain.

UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden menyatakan, syarat mengajukan pasangan capres-cawapres adalah 20 persen kursi di Parlemen atau 25 persen suara sah nasional.


Budi Ernanto,

Desi Angriani - Metrotvnews.com, 11 April 2014 06:22 wib
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger