BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Friday, April 4, 2014

Kemampuan Jokowi di Kancah Internasional Diragukan

Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI) Hendrajit




JAKARTA, Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI) Hendrajit meragukan kemampuan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) dalam menghadapi tantangan dunia internasional. Selain tak berpengalaman, Hendrajit juga menilai Jokowi sangat mudah dipengaruhi elite partainya.

"Jokowi lebih banyak berbicara partainya sukses menjadi oposisi selama 10 tahun. Dia enggak pernah berbicara bagaimana menghadapi konstelasi global, buat saya itu meragukan," kata Hendrajit, dalam sebuah diskusi politik, di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (4/4/2014).

Hendrajit menambahkan, alangkah baiknya jika Jokowi mulai menyampaikan gagasannya menghadapi panggung internasional sehingga ada gambaran jika kelak menjadi Presiden RI. Tidak perlu dalam, tetapi minimal menyatakan siap menjaga kedaulatan NKRI dan tidak terjebak dengan kepentingan asing. Salah satu contohnya, kata dia, mengenai sikap tegas untuk melindungi aset negara dari kepemilikan asing. Hal ini sekaligus untuk menepis keraguan saat Jokowi terus disudutkan dengan isu penjualan aset negara pada asing di masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri.

"Harusnya menyatakan siap melindungi aset negara, bukan malah membela Megawati karena itu sangat dilematis dan menunjukkan kelemahannya," ujar Hendrajit.

Menurut Hendrajit, bukan tidak mungkin penilaiannya kepada Jokowi semakin negatif jika Gubernur DKI Jakarta itu hanya sibuk membangun citra. Baginya, isu internasional mutlak harus dikuasai oleh Presiden RI selanjutnya untuk mempertegas posisi Indonesia di mata dunia.

"Jangan salahkan kalau kita menganggap Jokowi mendapat banyak titipan dari partainya. Secara kasat mata, terlihat banyak kepentingan di balik pencapresan Jokowi," katanya.

Penulis : Indra Akuntono , Editor : Inggried Dwi Wedhaswary 
KOMPAS.com -  Jumat, 4 April 2014 | 20:29 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger