BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Monday, April 28, 2014

Luhut: Saya Tak Terlalu Seksi untuk Dilamar PDI-P



JAKARTA, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya Luhut Binsar Panjaitan tak mau menanggapi lebih jauh terkait namanya yang disebut-sebut masuk dalam bursa kandidat bakal calon wakil presiden bagi bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo. Luhut mengaku tidak ingin berspekulasi.

"Kalau persiapan sih, siap kapan aja. Tapi saya mungkin tidak terlalu seksi untuk menjadi bagian dari yang dilamar PDI-P," ujar Luhut kepada wartawan, di Wisma Bakrie 2, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin (28/4/2014).

Menurut Luhut, tim PDI-P yang menyeleksi cawapres bagi Jokowi memiliki kriteria tersendiri dalam menetapkan cawapres. Saat ini, kata Luhut, ia lebih memilih melakukan "pengamatan" dengan rekan-rekannya.

"Ya saya enggak pernah dipinang kok. Masak laki-laki sama laki-laki. Kalau dilirik, ya biar aja dilirik-lirik," ucap lulusan terbaik AKABRI tahun 1970 itu, sambil tertawa,

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Singapura tersebut, mengatakan, komunikasi antara dirinya dengan PDI-P tidak pernah membahas posisi cawapres. Dia pun lebih memilih menyerahkan kepada Partai Golkar untuk melakukan komunikasi politik jika membahas soal cawapres.

"Saya ndak pernah bicara cawapres, saya bicara masalah-masalah lain," kata Luhut.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan, sejumlah nama masuk dalam daftar calon wakil presiden yang akan mendampingi bakal calon presiden PDI-P, Joko Widodo atau Jokowi. Dari beberapa nama tersebut, ada tiga jenderal yang masuk daftar, yaitu Ryamizard Ryacudu, Moeldoko, dan Luhut Panjaitan.

Penulis: Rahmat Fiansyah
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

KOMPAS.com - Senin, 28 April 2014 | 19:48 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger