BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Monday, April 28, 2014

Selama 10 Tahun SBY Jajaki Pertemuan dengan Mega, tapi Tak Ada Hasilnya





JAKARTA, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono telah membuka kesempatan untuk bertemu Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri sejak sepuluh tahun lalu saat SBY terpilih menjadi Presiden RI periode 2004-2009. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua.
"Kalau Pak SBY, sudah membuka kesempatan untuk bertemu dengan Bu Mega sejak 10 tahun, tapi belum ada hasilnya sampai saat ini," kata Max, dalam diskusi SBY dan Mega Penentu Arah Koalisi?, di Founding Father House, Jakarta, Senin (28/4/2014).

Menurutnya, upaya untuk membuka komunikasi itu dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari undangan yang bersifat informal hingga formal. Namun, Megawati tidak pernah merespons.

"Bukan hanya saat PDI-P sudah menjadi pemenang pemilu, SBY sudah membuka hangat komunikasi dengan Bu Mega. Selama ini, SBY mau bertemu selalu," ujar Max.

Dia yakin, ke depannya, Megawati akan segera luluh dan mau melakukan komunikasi dengan SBY. Menurutnya, komunikasi antara petinggi partai bisa membuat bangsa Indonesia menjadi lebih baik.

"Ibu Mega penentu kebijakan biarpun Jokowi adalah capres PDI-P. SBY sebagai petinggi Demokrat dan presiden selama 10 tahun juga penentu kebijakan. Kalau sudah terjadi komunikasi nanti alhamdulilah, kalau tidak ya kita menunggu. Saya yakin Bu Mega adalah orang yang arif," ujarnya.

SBY pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan pada era Presiden Megawati Soekarnoputri. Komunikasi keduanya memburuk jelang Pemilu Presiden 2004. Megawati menilai SBY tidak terbuka soal manuvernya kala itu yang mendirikan Partai Demokrat dan maju sebagai calon presiden. Komunikasi yang buntu itu berlanjut hingga saat ini.

Penulis: Ihsanuddin
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

KOMPAS.com — Senin, 28 April 2014 | 14:50 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger