BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Sunday, February 15, 2015

Tim Independen Terus Berkomunikasi Dengan Jokowi Terkait Budi Gunawan


JAKARTA - Tim independen penyelesaian polemik KPK-Polri terus berkomunikasi intensif dengan Presiden Joko Widodo untuk memperbarui informasi sebagai bahan masukan untuk menyelesaikan polemik pergantian Kepala Polri. Komunikasi yang dilakukan tidak sebatas tatap muka, tapi memanfaatkan teknologi informasi semisal telepon selular.

Wakil ketua tim independen, Jimly Asshidique menjelaskan, dilakukannya komunikasi teleponmerupakan jalan tengah untuk menyiasati kesibukan Presiden Jokowi dan tim independen. Meski tidak selalu bertatap muka dengan Presiden, Jimly merasa bobot komunikasi tersebut tetap efektif.

"Komunikasi jalan terus, setiap hari. Presiden kan sibuk, zaman juga sudah canggih, bisa telepon-teleponan, bisa SMS," kata Jimly, saat dihubungi, Minggu (15/2/2015).

Jimly melanjutkan, komunikasi antara tim independen dengan Presiden Jokowi juga beberapa kali dilakukan melalui menteri Kabinet Kerja. Jika tidak memungkinkan bertemu, maka komunikasi dijalin melalui layanan pesan singkat. "Setiap hari kita ketemu di-BBM, di BBM grup (tim independen). Ketemu terus tak perlu fisik, kita melapor kan tidak perlu fisik," ujarnya.

Seperti diberitakan, Presiden Jokowi meminta masukan dari tim independen sebagai bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan terkait polemik pergantian Kepala Polri. Tim ini diisi oleh sembilan tokoh, yakni, mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshidique, sosiolog Imam Prasodjo, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutanto, mantan Wakil Kepala Polri Komjen Polisi (Purnawirawan) Oegroseno, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana, mantan pimpinan KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean dan Erry Riyana Hardjapamekas, serta pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar.

Budi Gunawan adalah calon tunggal Kapolri yang diajukan Jokowi dan telah disetujui DPR RI. Pelantikannya menjadi polemik karena jenderal bintang tiga itu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Tim independen memberikan rekomendasi pada Jokowi agar membatalkan pelantikan Budi Gunawan.


Penulis: Indra Akuntono
Editor : Erlangga Djumena | KOMPAS.com
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger