BREAKING NEWS
.

POLITIK

OPINI & ANALISA

AGENDA & RELAWAN

Sunday, May 10, 2015

Presiden Berharap Merauke Jadi Lumbung Padi Dunia

Presiden Joko Widodo berkunjung ke kantor PT Dok Kodja Bahari
MERAUKE,  Presiden Joko Widodo berharap Kabupaten Merauke yang memiliki potensi lahan pertanian seluas 4,6 juta hektare dapat menjadi lumbung padi dunia. Hal itu dikatakan Jokowi saat acara Panen Raya di Desa Wapeko, Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (10/5/2015).

"Lahan 4,6 juta hektare jika per tahunnya bisa tiga kali panen maka ini bukan lumbungnya Indonesia, tapi bisa menjadi ketergantungan dunia akan ada di Merauke ini," kata Jokowi.

Ia mengatakan, telah mendapatkan laporan pada bulan lalu terkait potensi lahan pertanian di Merauke yang memiliki lahan datar seluas 4,6 juta hektare cocok dijadikan lahan pertanian.

"Saya perintahkan untuk diidentifikasi, sekarang yang paling siap mulai bisa dikerjakan 1,2 juta hektare," katanya.

Lahan itu, lanjut Jokowi, seluas 48 ribu hektare saat ini dikerjakan masyarakat dengan cara masih tradisional. Presiden mengatakan, luas lahan tersebut nantinya akan dikerjakan secara modern.

"Harus pakai mesin, mungkin dikerjakan dengan tangan sampai kiamat pun nggak akan selesai. Mau enggak," tanya Jokowi kepada para petani yang datang ke acara tersebut.

Jokowi berjanji akan membawa uang, investor, dan mesin modern jika masyarakat menyetujuinya.

Bupati Merauke Romanus Mbaraka, saat pidato penyambutan, mengatakan, rencana pengembangan pertanian secara modern ini akan menggunakan konsep plasma dan inti.

"Tanah tetap milik masyarakat, konsep bagi hasil bagi hasil 70:30," jelas Romanus.

Dia menjelaskan bahwa perusahaan yang menggarap akan mendapatkan 70 persen dan pemilik lahan mendapatkan bagian 30 persen. Atas pembagian ini, Presiden langsung menanyakan kepada para petani pemilik lahan dan mendapatkan persetujuan.

"Kalau yang tidak mau tunjuk jari, supaya saya tidak salah memutuskan. Saya tanya rakyat dulu kalau nggak mau ngapain diputuskan," kata Presiden.

Jika masyarakat setuju, Presiden berjanji memberikan anggaran untuk membangun infrastruktur penunjang, pembelian mesin, dan berbagai penunjang lainnya.

Jokowi juga mengungkapkan ia datang langsung dengan para menterinya untuk mengetahui kondisi lapangan sehingga bisa memutuskan kebutuhan yang diperlukan.

"Tapi sekali lagi harus sungguh-sungguh kerja keras semuanya, agar apa yang kita inginkan tercapai," harap Jokowi.

Presiden juga berjanji akan sering ke Merauke untuk mengecek apakah rencana ini sesuai dengan perencanaan awal. Hal ini dianggapnya suatu kemajuan dan membutuhkan anggaran yang besar.

"Bukan hanya miliar tapi triliun. Oleh sebab itu perlu investor dan juga dari negara, BUMN datang ke sini membawa uang, traktor, benih, pupuk semuanya ada bagiannya," jelas Jokowi.



Editor : Inggried Dwi Wedhaswary
Sumber: Antaranews.com

KOMPAS.com - Minggu, 10 Mei 2015 | 16:41 WIB
 
Copyright © 2013 JokoWidodo.ORG
Powered by Blogger